You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: “Treat her as a normal child..”

“Treat her as a normal child..”

yaya — May 14, 2009 / 11:19 am

“Treat her as a normal child..”

itu pesan dokter yang mengoperasi jantung saya 23 tahun yang lalu saat mama saya bertanya kepadanya tentang bagaimana harus merawat saya pasca operasi jantung.

Sederhana ya, cukup dengan perlakukan saya layaknya anak normal. :)

Jadi alhamdulillah saya tumbuh dewasapun juga layaknya anak normal lainnya. Saya

bisa sekolah TK, SD, SMP, SMA bahkan sampai lulus kuliah. Amiiin..

Belajar dari pengalaman saya ini, saya bisa mengambil kesimpulan kalau sebenarnya bila ada anak yang lahirnya (maaf) kupingnya ketutup sebelah, jalannya pincang atau bahkan buta..orangtua tidak usah menganggap kelainan anaknya itu hal yang memalukan, bahkan sampai menyembunyikan anaknya di rumaah terus.

Kan katanya anak itu akan mengikuti apa yang dicontohkan orangtuanya, jadiii..berilah contoh yang baik yaa bun, yah. Contoh yang baik itu seperti:

1.jangan suuzhon (berprasangka buruk) sama anak.

Maksudnya gini bun, jangan hanya karena karena anak jalannya pincang..bunda melarangnya hang out di mall sama teman-temannya. Kalau bunda melarang ia pergi, bunda bukannya melindunginya tapi bahkan menyakiti anak karena dengan melarangnya pergi bunda seakan malu kalau ia bertemu dengan orang lain.

2.memberi anak kepercayaan.

Percaya kalau anak tidak akan kenapa-kenapa hanya karena ia lahir dengan keadaan kurang sempurna..

Percaya kalau dari rumah anak sudah dididik untuk percaya diri saja maka ia akan keluar rumah dengan bekal kepercayaan dirinya.

3.tidak menyalahi siapa-siapa.

Pasti seorang ibu akan bertanya bahkan menyalahkan dirinya sendiri saat anak yang ia kandung lahir dalam keadaan kurang sempurna. Apa yang ia lakukan saat hamil sehingga anaknya jadi begini? bahkan menyalahkan Tuhan. Astagfirullaah bun, jangan sampai yaa :(

Yakin deh bun, Tuhan itu pasti ada maksudnya sendiri dalam menciptakan umatnya. Bahkan yang di mata manusia anak bunda mungkin kurang sempurna, bisa jadi ia calon BJ Habibie berikutnya :) .

Kalau ditanya apakah saya mengalami krisis pede dengan keadaan saya sekarang? waktu kecil sempat saya mengalami masa-masa “ih, gue jelek banget dengan kuping yang kecil sebelah.” Tapi lambat-laun dengan didikan orangtua saya sekarang malah bangga dengan keadaan seperti ini :)

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • cayono budi.s — saya punya mitra binaan ..bernama pengobatan timur.yang konsepnya menggabungkan metode cina india dan jawa.cina dg konsep yin yang ,acupunctur,acupresure.india ...
  • dinar — Hai,Mom's. ada info untuk penyalur baby sitter bagus tempatnya di Surabaya. namanya Baby sitter Nurani, telp: (031)71332390 Panggil aja Mbak / bu ...
  • Deasy — Gatelll..nyebar lagi. ke dokter ahli alergi, dikasih salep "Dermovate", bagus, begitu gatel diolesin ini langsung mendingan, salep gini belinya di ...
  • kamal jabbar — dok... mertua saya di vonis oleh dokter mengidap penyakit kanker rahim dan di sarankan untuk operasi.adakah obat herbal yang dapat menyembuhkan ...
  • Mifta — Saya punya anak umur 8bulan, sudah tumbuh gigi 4pcs, apa sudah boleh sikat gigi dengan pasta gigi yang ada di ...
  • Jati — commentnya kok pada nyebelin, kalobelum nyoba jng reply napa? pake nanya ini itulah... coba dulu, kalo yang udah nyoba trus ...
  • MINYAK ANGIN AROMATHERAPY — MINYAK MINYAK ANGIN AROMATHERAPY Mohon maaf lahir dan batiin. Met idul fitri yach...?!
  • obat herbal — artikelnya bagus. mari kita galakkan konsumsi obat herbal.
  • ibar santoso — Teh nya dikasih gula gak mbak ? hi hi hi......... becanda ! Makasih tipsnya. Entar gue coba deh.
  • diar — mo nanya nih,kalo bwt ibu hamil gimana ya,aman ga??