You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: DOs dan DON’Ts saat anak ikut lomba
Pagi bunda, apa kabar hari ini?
Saya punya cerita nih. Beberapa minggu yang lalu, keponakan saya yang usianya 3 tahun ikut lomba fashion show. Saat itu baju khas luar negeri, jadi Ayyaku berpakaian ala Hawaiian girl :)
Ngomongin lomba, menurut saya ada DOs dan DON’Ts yang harus bunda atau ayah peratiin saat anak-anak ikutan lomba.
DOs dan DON’Ts:
1.Hormati keputusan anak, apapun itu.
Misalnya anak ingin mengenakan pakaian ala Hawaiian girl untuk fashion show yang temanya baju khas luar negeri, bunda tetap harus mengikuti apa maunya anak. Masalah menurut bunda pakaian itu agak terbuka dan seksi, kan bisa diakali gimana supaya tubuh anak gak terlalu terbuka.
2.Menyemangati anak dari jauh-jauh hari tanpa memberi mereka tekanan.
Maksudnya gini bun, saat anak bilang ingin ikut lomba, bunda harus bisa memberinya dukungan baik dengan kata-kata maupun tindakan.
Contoh: “Hebat kakak mau ikut lomba pidato bahasa Inggris, nanti bunda boleh ikut ya bantuin mengarang isi pidatonya?”
tapi jangan sampai bunda memaksanya untuk menulis isi pidato yang sesuai dengan maunya bunda saja, dengan maksud supaya anak menang lomba.
3.Jangan mengharuskan anak untuk menang lomba.
Waduuh yang ini gak boleh ya bun, kan anak itu ikutan lomba untuk mengasaha kreatifitas dan kemampuan dirinya. Piala, piagam atau hadiah itu kan hanya insentif saja, jangan bunda/ayah jadikan tujuan utama yaa. Kasian anak, bisa-bisa mereka bukannya malah menikmati lombanya malah jadi tertekan. stress bahkan depresi.
4.Boleh kok bunda/ayah memberi anak sedikit “iming-iming” supaya ia lebih bersemangat saat lomba. Inget ya bun, yah..iming-iming lho bukan keharusan ;) .
Hehehe, jadi inget waktu Ayya lagi fashio show, tadinya kan ia tidak mau melakukan tarian Hawaiian di atas panggung..tapi 5 menit sebelum naik panggung ayahnya berbisik: “dapet sepeda dek, kalau nari.” ;)
Hehe, Ayya langsung lho menari dengan lucunya di atas panggung :) .
5.Jangan bikin bete anak menjelang lomba.
Kita saja sebagai orang dewasa kalau menjelang presentas di kantor misalnya, pasti jauh-jauh hari sudah mempersiapkan suasana hati kita agar tetap tenang, gak panik bahkan bete.
Sama kok dengan anak-anak, mereka bisa jadi mutung alias gak mood kalau menjelang hari H bunda/ayah marah-marah sama mereka. Hihi, tau kok orangtua bisa ikutan nervous meliat anaknya lomba..tapi jangan dilampiaskan ke anak ya bun, yah.
6.Ajak anak berdoa sebelum lomba.
Yuk bun, yah..kita tanamkan kebiasaan berdoa sebelum melakukan apapun ke anak. Baik berdoa dengan bahasa sendiri, membaca Al Fatihah bagi umat Islam atau doa-doa lainnya sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Kan dengan berdoa, anak bisa jadi lebih tenang dan percaya diri saat berlomba :) .
Sukses yaaa :)
Ngomong-ngomong, Ayya kemaren juara 3 lhooo tante,
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.