You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: She’s the one..

She’s the one..

yaya — May 1, 2009 / 1:34 am

she’s the (other) one…. Share

akhirnya, saya bisa bernafas lega juga sekarang.

– PERGUMULAN SAYA

critanya begini, cukup lama saya bergumul untuk mencari dokter yang cucok bagi anak saya. dokter yang bisa melihat anak saya bukan sekedar pasien, tapi juga personal. dokter yang nga terburu-buru waktu saat memeriksa sehingga nga punya waktu untuk membantu saya belajar tentang kesehatan anak saya. beberapa kali saya ketemu dokter dari yang setiap dateng selalu oleh-olehin resep sampe yang membodoh-bodohi saya karena menganggap saya sok tahu saat saya mengkonfirmasi tentang ilmu yang saya dengar/baca dari beberapa sumber tentang kesehatan.

– SHE’S THE ONE

sekitar setahun kemarin saya ketemu juga satu dokter yang oke.. pertama, tentu karena tante dokter cantik ini informatif dan mau sharing banyak hal tentang kesehatan anak. saya jadi belajar banyak tentang kesehatan anak.

kedua, juga karna pertama kalinya saya mendapatkan dokter yang mengingat kami saat saya mengontak beliau via telpon waktu Lentera sedang sakit. seumur-umur, saya belum pernah ketemu dokter yang ingat dengan pasiennya.

ketiga, bu dokter ini juga mudah dicapai, artinya waktu kami pindah ke Semarang dan Lentera beberapa kali sakit, saya sempat konsultasi via telp dengan bu dokter ini, sembari saya juga konsultasi langsung dengan dokter di Semarang untuk observasi kondisi fisik secara langsung.

intinya, saya sudah bertemu dengan satu dokter yang saya percayai soal penanganan kesehatan anak saya. (makasih yah bu dokter Ian, yes, it’s you whom I mentioned here…. =D)

– BERBURU DOKTER GIGI

lalu, saya kemudian berburu dokter gigi. sebenarnya sudah lama saya ingin membawa Lentera ke dokter gigi, bahkan sebelum giginya tumbuh dulu pun saya sudah mulai hunting dokter gigi. tapi belum ketemu karena saya ingin bawa Lentera ke dokter gigi yang bisa menangani anak-anak.

jujur saja, musabab sebenarnya adalah karna saya pribadi paling takut ke dokter gigi makanya saya sering mengalami masalah dengan gigi. saya tidak ingin anak(-anak) saya mengalami hal seperti itu, makanya saya ingin sekali membantu dia merawat giginya sejak dini, dan tentunya supaya tidak takut dengan dokter gigi apalagi dengan kursi ajaibnya itu.

kemaren bu dokter cantiknya Lentera merekomendasikan ke dokter gigi yang buka praktek di bilangan Tebet. karena kabarnya biasa menangani anak-anak, saya fikir worth to try lah.

– BERKUNJUNG KE DOKTER GIGI

kemarin sore, kami pun berkunjung ke sana. begitu masuk, wah seru banget… ada banyak buku dan tempat buat main anak.. Lentera langsung sibuk milih-milih buku. trus, ada welcome drink dan snack juga.. karena udah bikin janji, jadi begitu datang tinggal isi form biodata trus ga lama ketemu deh dengan bu dokter Alya.

ruang prakteknya terbuka, nga masuk ke dalam kamar seperti ruang praktek pada umumnya. saya ajak Lentera masuk ke situ, Tera sepertinya takjub tapi perhatiannya langsung beralih ke monitor LCD yang menayangkan kartun Dora the Explorer. wah, mungkin kalau buat anak lain it’s a good idea tapi bukan buat Lentera karena Lentera jarang sekali nonton tv. alhasil waktu bu dokter Alya datang, dicuekin ama Tera, khihihihi…. nga bisa diajak ngobrol sama sekali.

– BERMAIN BERSAMA BU DOKTER

pelan-pelan, Lentera diajak duduk di kursi ajaib. tapi Tera nga mau, akhirnya duduk dipangku sama saya. padahal, frankly speaking saya yang agak gemetar duduk di situ (tapi demi anak, ya nga ditunjukin lah kalo sendirinya takut, hahahaha….). dipangku mama juga masih nga mau malah nangis… eh, tau-tau liat keran air di samping kiri kursi nyala Lentera langsung berbinar. jadi deh main-main air sama bu dokter. gelasnya dipenuhin trus dibuang, trus dipenuhin, dibuang lagi.. begitu terus sampe akhirnya dia ketawa-ketawa juga.

pas bu dokter mau liat giginya, Lentera ogah nunjukin malah mingkem.. akhirnya foto-fotoan aja pake kamera buat periksa gigi itu. malah dikira difoto beneran jadi si Tera bergaya-gaya bilang: “cheeese… cheeeeesssse…” tapi buka mulut masih belum mau. ya udah, nga dipaksa. ga lama, perhatiannya beralih lagi ke si Dora, trus udah nga bisa diajak berinteraksi lagi.

pelan-pelan, saya tinggalin sendirian di kursi itu. trus sama bu dokter kursinya dinaikin, diturunin, ditegakin, ditidurin.. Lentera takjub banget, trus tangannya langsung sibuk pengin ikutan mencet-mencet. sama bu dokter dibiarin aja, jelas lah si Tera makin heboh. trus minta turun dari kursi karna mau mencet-mencet si tombol-tombol (soalnya kalo sambil duduk di kursi, tangannya nga sampe untuk memencet tombol-tombol itu). abis itu, bosen trus balik lagi nonton si Dora.

– CARA MENYIKAT GIGI

akhirnya setelah dibujuk-bujuk, videonya dimatiin aja. baru deh si Tera lebih bisa diajak kerjasama. tapi tetap nga mau kalau duduk sendiri di kursi itu. jadinya bu dokter yang nyamperin Tera sambil jongkok di hadapan Tera. bu dokter Alya nunjukin model gigi dan sikat gigi, trus ngajarin Tera cara menyikat gigi. saya cukup takjub juga karna si Tera merhatiin banget. bahkan saat bu dokter minta Tera mencoba sendiri, si Tera bisa loh.. meski emang beberapa gerakannya masih belum tepat tapi bisa mengikuti gerakan menyikat gigi dari atas ke bawah.

melihat cara menyikat gigi seperti itu, ternyata cara saya selama ini kurang tepat. saya terbiasa menyikat gigi dengan menyikat kiri ke kanan. padahal cara itu, katanya, bisa membuat gusi turun.. dan tidak dianjurkan untuk anak-anak. jadi kemarin diajarkan cara menyikat gigi naik-turun atau dengan gerakan memutar (seperti cara kerja sikat gigi elektrik). gigi bagian dalam disikat dari bawah ke atas.

– BEREKSPLORASI

setelah itu, Lentera sibuk main-main dengan si kursi ajaib sambil ditemani salah satu staf dari klinik tersebut karna takutnya malah memecahkan/merusakin barang. tapi so far, kalau memang tidak berbahaya, Lentera lebih sering dibiarkan bereksplorasi di situ.

saya banyak berdiskusi dengan bu dokter yang cukup talkactive tersebut. banyak info saya dapatkan dari beliau.wah, rasanya saya senang sekali. waktu pulang, Lentera dikasih suvenir juga sama bu dokter. jelas lah anak saya itu hepi sekali.

– TANDA BAHAYA GIGI

dokter Alya memberi info bahwa tanda-tanda bahaya kesehatan gigi ada 3 (tiga) tahap:

pertama, mulutnya sering berbau. biasanya ini karena ada sisa-sisa makanan yang menempel di sela-sela gigi yang akhirnya bikin bau mulut.

kedua, giginya mulai kelihatan menghitam dan bahkan membusuk atau keropos (karies gigi). biasanya ini lebih sering disebabkan karena konsumsi susu formula yang tinggi kandungan gula dan apalagi kalau minumnya pakai botol dot, air susu yang menggenang di mulut bisa bikin gigi keropos. sebenarnya anak yang minum ASI tapi pakai botol dot juga akan punya masalah serupa karena ASI juga bisa bikin gigi keropos kalau sempat menggenang di mulut.

dulu saya selalu berfikir kalau melihat anak yang giginya keropos atau hitam-hitam, itu pasti karena sering makan permen atau coklat.. tapi menurut pengakuan orang tuanya padahal anaknya jarang konsumsi coklat atau permen tapi giginya tetap keropos seperti itu. belakangan baru saya tahu bahwa itu dampak dari konsumsi susu formula (plus diberikan dalam botol dot).

ketiga, anak mulai mengeluh sakit gigi. biasanya ini sudah parah karena gigi mulai berlubang.

Lentera memang belum mengalami itu semua. tahap pertama juga belum, hanya memang Lentera agak susah diajak untuk sikat gigi dan gigi serinya mulai kelihatan kuning-kuning. menurut dokter Alya, cukup bagus giginya Tera hanya memang mesti disikat. tapi tentu saya tidak ingin dengan cara dipaksa.

karena Tera susah sikat gigi, jadinya dokter Alya menyarankan pakai sikat gigi elektrik saja. karena Lentera sepertinya senang pencet-pencet elektronik dan biasanya sikat gigi disikatin jadinya Lentera nga enjoy. kalau pakai elektronik biarin Lentera yang melakukannya sendiri. ini yang akan kami coba. mudah-mudahan berhasil.

– VITAMIN UNTUK GIGI

di samping itu, dokter Alya juga tidak menganjurkan menggunakan vitamin-vitamin atau minuman jus bagi anak. jika anaknya bisa makan buah potong dan banyak konsumsi sayuran akan lebih bagus ketimbang konsumsi vitamin-vitamin atau suplemen.

– (TERNYATA) TIDAK PERLU PASTA GIGI

sampai sekarang Lentera sikat gigi tidak pakai pasta gigi, karena saya pernah mendengar bahwa fluoride itu tidak boleh ditelan, padahal hampir semua pasta gigi anak mengandung fluoride. apalagi, Lentera belum bisa meludah sehingga pastilah kalau sikat gigi dengan pasta akan ditelan oleh dia.

selain fluoride, pasta gigi juga biasanya mengandung pemanis untuk memberikan rasa, maksudnya supaya anak-anak suka menyikat gigi, padahal jadinya malah pengin menelan si pasta ya? jadi memang yang penting gigi disikat supaya tidak ada sisa makanan yang menempel pada sela-sela gini.

– BAHAYA FLUORIDE

hal itu dibenarkan bu dokter. katanya, sebenarnya tanpa kita sadari, sehari-hari kita sudah mengkonsumsi fluoride baik dari makanan maupun minuman. sementara, fluoride itu dampaknya adalah pengeroposan tulang (osteoporosis).

lagian, pasta gigi itu sebenernya gunanya hanya untuk mengurangi bau dan memberi kesegaran mulut aja. manfaatnya pada gigi tidak terlalu besar. untuk orang dewasa yang sudah mengkonsumsi macam-macam, makanya pasta gigi diperlukan. tapi anak, bahkan sampai usia 6 tahun, tidak perlu sikat gigi dengan pasta gigi.

lalu katanya, ibaratnya kita menyikat lantai.. semakin mudah obat sikat menghancurkan kotoran yang menempel berarti obat itu semakin toxic (beracun), sama halnya dengan pasta gigi.. wah, saya baru tahu soal ini.

– GIGI SUSU MENENTUKAN ?

yang cukup melegakan saya adalah saat dokter Alya menginformasikan bahwa jika pada usia 2 tahun anak masih memiliki kondisi gigi yang baik, maka akan lebih kecil kemungkinan mengalami masalah gigi di kemudian hari. mudah-mudahan, Lentera kecil bisa terawat giginya yah, biar bisa tersenyum manis setiap hari.

– SHE’S THE (OTHER) ONE

minggu depan Lentera janjian lagi sama dokter Alya, mau bermain-main lagi dengan kursi ajaib. mudah-mudahan udah mulai mau buka mulut. terima kasih yah dokter Alya…

the way she treated my baby girl…. I really appreciated it. finally, we found the (other) one…

^___________^

– ps: please correct me if I’m wrong yah. khususnya buat dokter gigi yang kebetulan baca ini, sapa tau saya dapat info yang kurang tepat… =)

thanks for mamanya Lentera :)

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • cayono budi.s — saya punya mitra binaan ..bernama pengobatan timur.yang konsepnya menggabungkan metode cina india dan jawa.cina dg konsep yin yang ,acupunctur,acupresure.india ...
  • dinar — Hai,Mom's. ada info untuk penyalur baby sitter bagus tempatnya di Surabaya. namanya Baby sitter Nurani, telp: (031)71332390 Panggil aja Mbak / bu ...
  • Deasy — Gatelll..nyebar lagi. ke dokter ahli alergi, dikasih salep "Dermovate", bagus, begitu gatel diolesin ini langsung mendingan, salep gini belinya di ...
  • kamal jabbar — dok... mertua saya di vonis oleh dokter mengidap penyakit kanker rahim dan di sarankan untuk operasi.adakah obat herbal yang dapat menyembuhkan ...
  • Mifta — Saya punya anak umur 8bulan, sudah tumbuh gigi 4pcs, apa sudah boleh sikat gigi dengan pasta gigi yang ada di ...
  • Jati — commentnya kok pada nyebelin, kalobelum nyoba jng reply napa? pake nanya ini itulah... coba dulu, kalo yang udah nyoba trus ...
  • MINYAK ANGIN AROMATHERAPY — MINYAK MINYAK ANGIN AROMATHERAPY Mohon maaf lahir dan batiin. Met idul fitri yach...?!
  • obat herbal — artikelnya bagus. mari kita galakkan konsumsi obat herbal.
  • ibar santoso — Teh nya dikasih gula gak mbak ? hi hi hi......... becanda ! Makasih tipsnya. Entar gue coba deh.
  • diar — mo nanya nih,kalo bwt ibu hamil gimana ya,aman ga??