You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: Tips: menemani proses persalinan

Tips: menemani proses persalinan

yaya — March 13, 2009 / 9:50 am

Berikut beberapa tips singkat yang mungkin dapat dilakukan jika suatu saat diminta untuk menemani seseorang dalam proses persalinan, khususnya jika posisi kita bukanlah dari pihak keluarga atau kerabat dekat, yakni:

  1. Posisikan diri agar dapat diterima oleh anggota keluarga. Upayakan tiba di lokasi saat ibu hamil dalam kondisi masih dapat berkomunikasi untuk mempermudah pendekatan dengan pihak keluarga.

  2. Jika memungkinkan, berkomunikasi dengan tenaga kesehatan yang membantu proses persalinan, namun hati-hati agar tidak terkesan menggurui mereka.

  3. Selama proses persalinan, bantu ibu agar dapat merasa lebih nyaman misalnya dengan memijat kakinya atau mengelus punggung namun jangan lupa untuk meminta ijin terlebih dahulu sehingga tidak membuatnya menjadi kesal jika secara kebetulan cara tersebut malah membuatnya merasa terganggu.

  4. Hanya bisa memberi saran kepada tenaga kesehatan yang mengurusi bayi setelah lahir agar meletakkan bayi di atas dada ibunya sehingga terjadi kontak kulit serta mengingatkan agar tidak membersihkan cairan yang terdapat di tangan bayi. Jangan lakukan apa pun, apalagi sampai mengambil bayi dari tangan bidan tersebut agar diletakkan di atas dada ibunya!

  5. Ingatkan ibu akan bahagianya melihat si kecil berada di atas dadanya dan betapa eloknya rupa si kecil untuk mengalihkan perhatian ibu dari sara sakit pada waktu proses penjahitan. Puji ibu atas semangatnya selama proses pesalinan berlangsung.

  6. Jika kontak kulit tidak mungkin dilakukan, maka ingatkan bidan untuk membawa bayi kembali pada ibunya paling tidak pada saat usia bayi sekitar 40-50 menit untuk mempertajam isting bayi terhadap proses menyusu. Jangan lupa cek proses pelekatan yang terjadi.

  7. Lakukan kunjungan setelah pulang dari rumah sakit/klinik untuk mengecek proses menyusui yang berlangsung, serta untuk memastikan proses pelekatan sudah tepat dan memberikan beberapa informasi praktis tentang menyusui. Hal ini untuk mencegah terjadinya jaundice (bayi kuning) yang biasanya mengakibatkan bayi harus dipisahkan dari ibu dan mengganggu proses menyusui.

Semoga sharing dan informasi ini bermanfaat yah, agar semakin banyak ibu yang percaya diri karena mendapatkan pendamping yang bisa membantu memantapkan proses menyusui.

Salam ASI, Clodi Stepantoro, Konselor Laktasi AIMI.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • cayono budi.s — saya punya mitra binaan ..bernama pengobatan timur.yang konsepnya menggabungkan metode cina india dan jawa.cina dg konsep yin yang ,acupunctur,acupresure.india ...
  • dinar — Hai,Mom's. ada info untuk penyalur baby sitter bagus tempatnya di Surabaya. namanya Baby sitter Nurani, telp: (031)71332390 Panggil aja Mbak / bu ...
  • Deasy — Gatelll..nyebar lagi. ke dokter ahli alergi, dikasih salep "Dermovate", bagus, begitu gatel diolesin ini langsung mendingan, salep gini belinya di ...
  • kamal jabbar — dok... mertua saya di vonis oleh dokter mengidap penyakit kanker rahim dan di sarankan untuk operasi.adakah obat herbal yang dapat menyembuhkan ...
  • Mifta — Saya punya anak umur 8bulan, sudah tumbuh gigi 4pcs, apa sudah boleh sikat gigi dengan pasta gigi yang ada di ...
  • Jati — commentnya kok pada nyebelin, kalobelum nyoba jng reply napa? pake nanya ini itulah... coba dulu, kalo yang udah nyoba trus ...
  • MINYAK ANGIN AROMATHERAPY — MINYAK MINYAK ANGIN AROMATHERAPY Mohon maaf lahir dan batiin. Met idul fitri yach...?!
  • obat herbal — artikelnya bagus. mari kita galakkan konsumsi obat herbal.
  • ibar santoso — Teh nya dikasih gula gak mbak ? hi hi hi......... becanda ! Makasih tipsnya. Entar gue coba deh.
  • diar — mo nanya nih,kalo bwt ibu hamil gimana ya,aman ga??