You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: Sekali lagi tentang DSD
Tentu saja dokter tidak akan langsung memberikan vonis DSD kepada anak kita. Beliau akan memperhatikan dari gejala
yang terjadi dan sejarah kesehatan anak kita disertai dengan pemeriksaan secara menyeluruh. Dokter juga akan
melihat perkembangan pubertas dan tubuh sang anak, serta melakukan rontgen pada tulang lengan kiri untuk melihat
apakah perkembangan tulang normal pada usia anak anda.
Setelah melihat hasil test-test tersebut, akan dilakukan test lainnya termasuk:
1.tes kromosom
2.tingkat hormonal: FSH, LH, estradiol pada anak perempuan dan testosterone pada anak laki-lakip
3.tes stimulasi GnRH
4.MRI kepala untuk mengecek apakah ada tumor/luka di kepala
5.tes-tes lainnya untuk menghindari luka di dalam
5.memeriksa kadar nutrisi
6.sejarah kesehatan keluarga
Anak yang mengalami DSD tidaka perlu berkecil hati, karena InsyaAllah kelainan ini dapat diobati sesuai dengan penyebabnya, seperti misalnya DSD yang disebabkan oleh penyakit yang timbul dari dalam tubuh makan pengobatannya tepat pada kondisi tertentu. Begitu kondisi tubuh diobati maka pubertas akan berjalan.
The treatment of delayed sexual development depends upon the cause. For adolescents who are otherwise healthy and
just developing later than their peers, often there is no treatment other than continued monitoring. For those who
have a chronic underlying disease, treatment is aimed at the specific condition. Once the condition is treated,
puberty typically proceeds.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.