You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: “Pokoknya gak boleh!”
Saya pengen nanya nih ke bunda dan ayah: “seberapa sering bunda/ayah menggunakan kalimat “Pokoknya bunda/ayah bilang gak boleh!”
Iya sih kalimat “Pokoknya bunda/ayah bilang gak boleh!” ini ampuh banget kalau udah debat kusir sama anak. Tapi menurut saya niih, kalimat ini lebih sering dipakai orangtua kalau sang orangtua sebenarnya malas’ untuk menjabarkan alasan sebenarnya mereka melarang.
Hayooo, saya benar gak?;)
Anak juga tahu kok kalau orangtua adalah figur yang harus dihormati, kata-katanya harus selalu didengar dan intinya orangtua selalu benar aja. Tapi pernah kepikir gak bun, yah…kalau lama-lama anak akan berpikir juga “ah bunda/ayah selalu bilang gak boleeeeh terus.” Jadi anak menuruti apa kata orangtuanya karena mereka takut dimarahi bukan karena mereka mengerti alasan kenapa gak bolehnya.
Bunda/ayah mau kalau anak seumur hidupnya menjadi orang yang tanpa pendirian?
Gak kaan?
Contohnya begini: saat anak meminta ijin keluar nonton malam Minggu sama teman-temannya, jangan buru-buru bilang “gak boleh!” tapi tanya dulu ke anak mau nonton dimana..perginya sama mobil apa, dll.
Kalau emang tetap bunda tidak mengijinkan, kasih solusi juga ke anak sebaiknya bagaimana. Entah itu bunda meminta mereka menonton di mall dekat rumah saja atau menontonnya siang hari.
Intinya, jalin komunikasi dengan anak :)
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.