You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: Ketika anak harus operasi
Waktu saya dioperasi jantung 22 tahun yang lalu, rasanya sih saya gak merasa ketakutan atau bahkan menolak buat dioperasi. Jujur, saat itu saya bahkan belum mengerti arti kata operasi. Yang saya yakin dan masih ingat waktu itu kedua orangtua saya begitu telaten menemani saya di rumah sakit.
Sekarang Alhamdulillaah malah saya gak trauma tuh kalau melihat film-film yang berhubungan dengan rumah sakit, bahkan saya suka banget nonton Grey’s Anatomy. Di salah satu episodenya ada seorang anak berusia 10 tahun yang keberatan waktu mau dioperasi.
Kira-kira apa ya yang dilakukan orangtua kalau anaknya butuh dioperasi?
Yang jelas orangtua harus memberi pengertian ke anak kenapa ia butuh dioperasi. Contohnya kalau anak butuh operasi jantung, bunda/ayah bisa jelasin:
“Kakak kan sekarang kalau jalan jauh dikit udah capek trus kukunya jadi biru. InsyaAllah kalau udah dioperasi nanti kakak bisa jalan-jalan tanpa harus kecapean.”
Orangtua juga harus bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan anak. Kalau anak bertanya tentang siapa yang akan mengoperasinya, dimana ia akan dioperasi atau bahkan ia bertanya prosedur operasi itu sendiri.
Buat Orangtua.. jawablah pertanyaan anak dengan bahasa yang mudah ia mengerti, jujur dan tidak memberi harapan palsu ke anak.
Saya tahu beban yang dirasakan oleh orangtua yang anaknya butuh dioperasi, karena saya melihatnya sendiri pada kedua orangtua saya.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.