You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: Untuk orangtua: gak boleh yaaa..

Untuk orangtua: gak boleh yaaa..

yaya — October 7, 2008 / 6:30 am

Biasanya nih, sebagai orangtua kita seriiiing banget bilang “gak boleh”, “tidak”, “jangan” ke anak anak. Ternyataaa, “gak boleh”, “tidak”, “jangan” berlaku juga buat bunda/ayah.

Contohnyaaa..

JANGAN INGKAR JANJI

Kalau buat anaknya kakak saya, janji adalah janji yang harus ditepati. Seperti waktu itu kakak saya janji mau membelikan ia eskrim sepulang dari pengajian di rumah saudara. Biarpun waktu itu kita pulangnya malam banget, tetap lho kakak saya mengajaknya mampir beli eskrim :)

Tau gak bun, saat bunda berjanji ke anak..janji itu akan melekat erat di otak anak. Begitu juga saat bunda memenuhi/melanggar janji bunda, anak akan selalu mengingat itu.

JANGAN TERLALU MELINDUNGI

Naah, ini sifat kakak saya banget niih ke anak-anaknya. Contoh simplenya saja saat Isya, anaknya yang berusia 7 tahun mau bersepeda di sekitar kompleks rumah.

Tau gak bun, sama kakak saya Isya sudah dipakei jaket, celana panjang, kaos kaki dan sepatu keds, pelindung lutut, helm dan tak lupa badannya diolesi lotion anti nyamuk!

Segitunyaaa… padahal cuman mau bersepeda di sekitar kompleks rumah saja.

Emang siih mencegah itu lebih baik daripada mengobati, tapi yaa gak usah berlebihan kayak gitu. Saya rasa kalau cuma bersepeda di sekitar kompleks rumah saja cukup pakai helm ajalaah. (duh maaf yaa bunda-bunda, ini cuma menurut saya lhoo..).

PANTANG NGOMONG YANG NEGATIF

Katanya niih, anak yang dibesarkan dalam suasana marah-marah, ngomel-ngomel dan penuh tekanan maka ia akan besar dengan membawa itu semua di dirinya. Gak mau kaan bun anak bunda menjadi orang yang penuh dengan aura negatif? Makanya bun, kalau boleh jangan marah-marah atau mengeluarkan perkataan kasar yaa ke anak.

JANGAN NYUEKIN

Mau sesibuk apapun kita, jangan sampai anak merasa “ih, bunda kok cuek sih sama aku?” Kasih perhatian ke anak, walaupun itu hanya sekedar memuji gambarnya, mengucapkan terimakasih saat ia mengambilkan bunda minum atau menemaninya saat ia lagi makan siang.

GAK BOLEH MARAH-MARAH/ MELARANG TANPA ALASAN GAK JELAS

“Gak boleh main di luar? “Kenapa, ma?” “Pokoknya mama bilang gak boleh!”

Kata “pokoknya” itu lhoo buun yang harus dihindari. Orang dewasa saja kan gak mau kalau dilarang tanpa alasan yang jelas, begitu juga anak. Mereka akan lebih mudah menerima kalau orangtuanya mau sedikit bercerita’ alasan gak bolehnya itu.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • Novi — Dear Dr Anak saya baru berumur 11 bulan mau 1 thn dr dia bisa meranggkang sampai skrng, anak saya ga pernah ...
  • cenny — mau tanya anakku usia 1.5 th susah makan bb 11 kg, dia hanya mau makan biskuit dengan jumlah sedikit dan ...
  • mardiasih — Sebagai seorang ibu wajib mengetahui perkembangan kesahatan untuk putratrinya. Karena di tangan ibu anak akan menjadi terbaik atau terburuk. Jadi ...
  • Asnawi — tulisan anda tentang tanaman herbal dan khasiat-khasiatnya cukup menarik dan bermanfaat sebagai solusi kesehatan khususnya masyarakat yang berkempuan rendah seiring ...
  • Heny N — kalau mau beli buah tin di jakarta khususnya dimana
  • Dian Indriani — Yayasan Bhakti Siwi/Bina Karir itu punya nama lain yayasan Budi Asih, SANGAT tidak direkomendasikan. Hari ini kami memulangkan BS atas ...
  • reijal — salam nge blog... bagus bangat blognya... tolong kunjungi blog saya juga ya... reijal.wordpress.com maaf,,saya baru belajar bikin blog...
  • Windi — Saya Punya Beberapa tanaman buah tin yang sudah dicangkok plus sudah berbuah. saya terima pesanan untuk pohon yang belum berbuah ...
  • tahani — makasih infonya,sangat membantu saya yang baru jadi orang tua,sekai lagi makasih.
  • chelly — Hei Mom and Dad, Saya hanya ingin menambahkan data yayasan di daerah Jakarta Barat Yayasan Jakarta Jl. Duri Selatan 8 No. 17 A Jakarta ...