You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: Untuk orangtua: gak boleh yaaa..

Biasanya nih, sebagai orangtua kita seriiiing banget bilang “gak boleh”, “tidak”, “jangan” ke anak anak. Ternyataaa, “gak boleh”, “tidak”, “jangan” berlaku juga buat bunda/ayah.
Contohnyaaa..
JANGAN INGKAR JANJI
Kalau buat anaknya kakak saya, janji adalah janji yang harus ditepati. Seperti waktu itu kakak saya janji mau membelikan ia eskrim sepulang dari pengajian di rumah saudara. Biarpun waktu itu kita pulangnya malam banget, tetap lho kakak saya mengajaknya mampir beli eskrim :)
Tau gak bun, saat bunda berjanji ke anak..janji itu akan melekat erat di otak anak. Begitu juga saat bunda memenuhi/melanggar janji bunda, anak akan selalu mengingat itu.
JANGAN TERLALU MELINDUNGI
Naah, ini sifat kakak saya banget niih ke anak-anaknya. Contoh simplenya saja saat Isya, anaknya yang berusia 7 tahun mau bersepeda di sekitar kompleks rumah.
Tau gak bun, sama kakak saya Isya sudah dipakei jaket, celana panjang, kaos kaki dan sepatu keds, pelindung lutut, helm dan tak lupa badannya diolesi lotion anti nyamuk!
Segitunyaaa… padahal cuman mau bersepeda di sekitar kompleks rumah saja.
Emang siih mencegah itu lebih baik daripada mengobati, tapi yaa gak usah berlebihan kayak gitu. Saya rasa kalau cuma bersepeda di sekitar kompleks rumah saja cukup pakai helm ajalaah. (duh maaf yaa bunda-bunda, ini cuma menurut saya lhoo..).
PANTANG NGOMONG YANG NEGATIF
Katanya niih, anak yang dibesarkan dalam suasana marah-marah, ngomel-ngomel dan penuh tekanan maka ia akan besar dengan membawa itu semua di dirinya. Gak mau kaan bun anak bunda menjadi orang yang penuh dengan aura negatif? Makanya bun, kalau boleh jangan marah-marah atau mengeluarkan perkataan kasar yaa ke anak.
JANGAN NYUEKIN
Mau sesibuk apapun kita, jangan sampai anak merasa “ih, bunda kok cuek sih sama aku?” Kasih perhatian ke anak, walaupun itu hanya sekedar memuji gambarnya, mengucapkan terimakasih saat ia mengambilkan bunda minum atau menemaninya saat ia lagi makan siang.
GAK BOLEH MARAH-MARAH/ MELARANG TANPA ALASAN GAK JELAS
“Gak boleh main di luar? “Kenapa, ma?” “Pokoknya mama bilang gak boleh!”
Kata “pokoknya” itu lhoo buun yang harus dihindari. Orang dewasa saja kan gak mau kalau dilarang tanpa alasan yang jelas, begitu juga anak. Mereka akan lebih mudah menerima kalau orangtuanya mau sedikit bercerita’ alasan gak bolehnya itu.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.