You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: Tidur dengan lampu menyala
Anak perempuan saya, 2 tahun 6 bulan, tidak bisa tidur tanpa lampu menyala. Apa yang harus saya lakukan?
Menurut Cathryn Tobin, MD, pengarang buku The Lull-A-Baby Sleep Plan, Anak seusia itu memang mudah ketakutan, seperti takut bunyi petir, takut anjing, atau takut gelap makanya tidak ada masalah sepanjang ia tidur nyenyak –maksudnya: tidak terbangun setiap jam dan tidak rewel.
Lambat-laun kalau ia sudah beranjak lebih besar kebiasaan itu bisa hilang dengan sendirinya. Nanti saat ia sudah beranjak ke umur masa sekolah ajak anak belajar tidur dengan lampu remang-remang. Salah 1 caranya bisa dengan memasang bohlam lampu bercahaya rendah pada malam hari.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.
adibakri
Kaya’nya sich gak da yang salah tidur dengan lampu menyala. Kecuali rekening listriknya
July 4th, 2008 at 3:20 am
pindar
Menurut saya kok sepertinya kelak harus dibiasakan tidur dengan lampu tidak menyala, karena ada beberapa penelitian tentang tidur dengan lampu menyala tidak baik bagi anak-anak. ini linknya : http://www.mail-archive.com/ayahbunda-online@yahoogroups.com/msg43441.html
August 23rd, 2009 at 11:53 am