You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: Ketika anak membantah..

A) “Lagi sibuk nih ma, masa’ gak liat siih?”
B) “Kenapa sih aku harus bantuin mama nyiapin meja, temen-temenku gak ada yang kayak aku.”
C) “Apa gak bisa adek aja yang ngerjain ma? Aku terus!”
Familiar sama kalimat di atas, bun? Pantas kok kalau bunda merasa kenal, soalnya kalimat-kalimat di atas adalah bantahan-bantahan yang sering dilontarkan sama anak kita di rumah.
Kenapa ya anak jaman sekarang gak malu-malu membantah kita, padahal dulu mana berani kita begitu dengan orangtua.
Menurut Adele Faber, penulis buku How to Talk So Your Kids Will Listen and Listen So Your Kids Will Talk, semuanya ini ada hubungannya dengan budaya yang berlaku sekarang ini. Budaya di lingkunganlah yang membuat anak kita menjadi lebih berani juga mencontoh apa yang terjadi di lingkungan mereka. Oleh karena itu, sebagai orangtua kita harus bisa menjadi contoh yang baik.
Ingat bun, anak akan mencontoh orangtuanya.
orangtua yang bekerja sering merasa bersalah karena meninggalkan anak seharian di rumah, makanya mereka takut untuk memarahi anaknya.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.