← Kembali ke halaman depan

Dunia khayal anak

Dulu waktu masih umur 7 tahun saya suka banget ngobrol sama lemari mama (lemarinya itu besar dan menempel di tembok), waktu itu saya membayangkan lemari itu adalah teman saya (imaginary friend).;)

Lupa sih sebenarnya sampai umur berapa saya berteman dengan teman khayalan saya, tapii..ini membuktikan kalau saya normal (seperti anak lainnya yang juga punya teman khayalan)..hahahaha :D

Akan tetapi orangtua juga harus waspada niih kalau anak kelamaan hidup dalam dunia khayal mereka. Rasanya sudah tidak wajar yaa kalau anak membanggakan diri bisa matahin kepala temannya di latihan karate (*waduuh kalau ini mah bahaya banget kalau beneran).

Apa dong yang bisa bunda dan ayah lakukan supaya anak gak terus hidup dalam dunia khayalnya?

Yang pertama bunda bisa mengajak anak untuk gak menyombongkan diri, tapi jangan dimarahi ya bun :) Ajak aja si kakak becanda: “Bener niih kakak bisa mengarate temen sampe kepalanya copot? Kalau kepalanya copot, kan kasian kak.”

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

AsiaBlogging.com News

Asia Blog Network

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)