You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: Dunia khayal anak
Dulu waktu masih umur 7 tahun saya suka banget ngobrol sama lemari mama (lemarinya itu besar dan menempel di tembok), waktu itu saya membayangkan lemari itu adalah teman saya (imaginary friend).;)
Lupa sih sebenarnya sampai umur berapa saya berteman dengan teman khayalan saya, tapii..ini membuktikan kalau saya normal (seperti anak lainnya yang juga punya teman khayalan)..hahahaha :D
Akan tetapi orangtua juga harus waspada niih kalau anak kelamaan hidup dalam dunia khayal mereka. Rasanya sudah tidak wajar yaa kalau anak membanggakan diri bisa matahin kepala temannya di latihan karate (*waduuh kalau ini mah bahaya banget kalau beneran).
Apa dong yang bisa bunda dan ayah lakukan supaya anak gak terus hidup dalam dunia khayalnya?
Yang pertama bunda bisa mengajak anak untuk gak menyombongkan diri, tapi jangan dimarahi ya bun :) Ajak aja si kakak becanda: “Bener niih kakak bisa mengarate temen sampe kepalanya copot? Kalau kepalanya copot, kan kasian kak.”
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
Catherine Maname Uli
Kira2 imaginery friend normalnya sampe umur brp ya?thx.
:)
September 3rd, 2009 at 9:03 am