You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: Jalan-jalan dengan car seat
Rasanya jaman sekarang sudah lebih teratur dan aman kalau ingin berjalan-jalan dengan buah kita dengan mobil, ya. Kalau dulu kan biasanya kita cuek saja memangku/ menggendong bayi kalau lagi di mobil. Iya kalau kita tidak harus menyetir mobil sendiri, kalau mobil harus kita sendiri yang bawa sementara kita juga harus bawa bayi…kan repot?
Selain itu, cara tersebut tidak aman sekali. Gimana kalau supir merem mendadak atau terjadi kecelakaan? Hentakan yang keras dari benturan mobil dapat membuat tubuh anak terjepit tubuh orang dewasa yang menggendongnya, atau ia justru akan terlempar ke depan. Yang gawat adalah bila kaca depan pecah. Ia bisa langsung terlontar keluar melalui kaca yang pecah itu.
Kalau sudah begini, rasanya sudah saatnya bunda dan ayah menggunakan car seat untuk bayi dan balita.
Car seat (kursi khusus untuk bayi dan balita) sudah dirancang untuk dapat dipasang dan ditarik, jadi tidak menempel permanen ke mobil. Kita juga bisa menggunakannya ketika naik taksi.
Ada bermacam-macam car seat. Dari jenisnya sendiri, car seat ada 3 macam:
Infant car seat, yaitu car seat yang dirancang khusus untuk bayi usia 0-1 tahun dengan berat badan maksimal 10 kg.
Toddler car, yaitu car seat yang dirancang khusus untuk anak usia 1–4 tahun dengan berat badan antara 10–20 kg.
Young children, yaitu car seat yang dirancang khusus untuk untuk anak usia 4–8 tahun dengan berat badan lebih dari 20 kg.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.