Merespon keinginan anak
Kalau jaman dulu nih biasanya kalau seorang anak meminta ijin buat melakukan sesuatu, jawaban orangtuanya cuman dua: “boleh, asal..” dan “gak boleh”.
Hehe, jadi inget waktu saya masih kecil nih. Biarpun orangtua saya juga gak seekstrim itu siih.
Jaman sekarang jelas beda banget sama jaman dulu, cara kita sebagai orangtua untuk menanggapi/merespon keinginan anak juga pastinya berbeda.
Kita perlu untuk berkata:
“Coba ceritain ke mama/ayah mau ngapain besok sama teman-teman di mall.”
Dengan meminta si anak bercerita tentang kegiatan yang akan dilakukannya bersama teman-temannya, bunda jadi bisa tahu sampai dimana anak mengerti tentang batas kebebasan yang diberikan oleh orangtuanya.
Bunda juga tidak perlu lagi kuatir anak akan melakukan hal yang macam-macam, karena ia sudah lebih dahulu bercerita kan ke bunda?
“Bunda pikir-pikir dulu ya, kak.”
Saat bunda bilang begitu, artinya bunda memang ingin berpikir dahulu..jawab boleh atau gak pada keinginan anak. Jangan sampai bunda menjawab hanya karena rasa bersalah atau karena ingin menghukum anak.
“Bunda pikir begini lho, nak.”
Ini saatnya bunda menyampaikan apa yang ada dalam pikiran bunda ke anak juga kekuatiran bunda dan uneg-uneg bunda. Dengan begini antara bunda dan anak tidak ada lagi rahasia.

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.