← Kembali ke halaman depan

Belajar dari pengalaman

Tadi pagi ketika membaca email, saya sedih sekali ada artikel yang memuat seorang anak SD yang bunuh diri karena kelaparan.

Duh..hati saya merasa teriris-iris membacanya. Membayangkan betapa hancurnya hati kedua orangtuanya. Membayangkan kalau anak SD itu adalah anak sendiri, keponakan kita, atau saudara sendiri.

Di sini saya gak mau menyalahkan pemerintah, orangtua si anak tersebut atau orang lain. Dari cerita ini saya cuman ingin belajar untuk memulai berbagi, belajar berempati kepada peminta-minta di jalanan atau para penjual di lampu merah.

Untuk yang sudah menjadi bunda dan ayah, cerita di atas bisa dijadikan ajang pembelajaran ke anak-anak di rumah. Kalau mungkin bunda dan ayah belum pernah mengajarkan empati ke anak-anak..inilah saat yang tepat untuk memulai.

Mengajarkan anak untuk peduli ke sesama dengan mengajaknya berbagi kebahagiaan dengan peminta-minta, misalnya.

Bisa juga bunda mengajarkan anak untuk menjadi orang yang dermawan dengan mengajaknya menyisihkan mainan yang sudah tidak ia mainkan lagi. Intinya bunda dan ayah mengajak anak untuk lebih peduli dan peka ke sekelilingnya.

Mudah-mudahan tidak akan akan ada lagi kisah anak bunuh diri karena kelaparan.

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

AsiaBlogging.com News

Asia Blog Network

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)