You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: Jangan nyalahin TV
“Anak saya kalau belajar susah banget konsentrasinya. Kebanyakan nonton TV kali ya?”
Eits, nanti dulu bunda. Jangan terlalu cepat menyalahkan TV. Milton Chen pada bukunya yang berjudul Smart Parent Guide to Kids’TV, yang sudah diterjemahkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada 1996 dengan judul Anak-Anak dan Televisi: Buku Panduan Orang Tua Mendampingi Anak-anak Menonton TV, mengatakan bahwa orang tua sering sekali menyalahkan TV.
Anak main gulat-gulatan di sekolah menyalahkan acara Smack Down..
Anak males bikin PR nyalahin siaran kartun di sore hari..
Anak maunya beli permen terus salahin iklan di TV..
Sebenarnya, betul gak yaa TV adalah benda yang bersalah? Banyak banget mitos di masyarakat yang sebenarnya tidak benar. Contohnya:
1.TV itu bikin anak jadi males bergerak. Maunya depan TV saja.
Tergantung bun, kalau si anak nontonnya kartun terus selama 24 jam..memang anak jadi malas bergerak.
Tapi kan sekarang banyak siaran TV yang sifatnya mendidik, seperti Discovery Channel atau Animal Planet. Sambil nonton, anak kan juga bisa mendapat pengetahuan baru seputar lingkungannya.
2.TV bikin otak anak jadi lemot alias bodoh.
Waduuh salah besar itu bunda..
Coba deh perhatikan anak-anak lebih cepat menghapal lagu dengan menonton TV daripada mendengar radio atau idiom-idiom lain yang anak dapatkan dari TV. Walau emang tidak dapat dipungkiri banyak juga kata-kata dari TV yang tidak layak dikonsumsi anak.
Bunda dan ayah bisa menyikapi hal ini dengan selalu menemani anak saat menonton TV. Jadi bila ada adegan yang tidak baik untuk anak bisa langsung dipindah channelnya.
Jadi bukan masalah berapa lama anak kita nonton tetapi apa yang ia tonton.
Yang terakhir,
TV bikin anak gak suka baca buku.
Kalau ini sih, tergantung dari orang tuanya juga :) Apakah mereka mampu mengenalkan buku pada anak-anak mereka dan apakah mereka bisa menyeimbangkan waku bagi anak untuk nonton TV dan baca buku.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.
eriek
“Jadi bila ada adegan yang baik untuk anak bisa langsung dipindah channelnya.”
mungkin maksudnya di atas, ada adegan yang tidak baik untuk adak bisa langsung dipindah channelnya. bukankah begitu? :)
December 9th, 2007 at 11:58 am
penyejukmata
TV cuma alat, tergantung tujuan kita mau memakainya untuk apa.. yang penting, apa yang menjadi tujuan utama kita dalam mendidik anak…
March 24th, 2008 at 11:28 am