You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: “I love you no matter what, nak..”
“Ayo nak, jangan malu-maluin bunda ya.”
“Pasti bisa kok, anaknya bunda pasti bisa.”
“Bunda dulu juara 1 lho kak, berarti kakak juga harus juara ya.” Bundaaa… nyadar gak kalau selama ini bunda (atau ayah) sering sekali mengatakan seperti itu ke anak?
Iya, orang tua mana sih yang tidak ingin anaknya juara atau sukses? Orang tua mana juga yang ingin lihat anaknya kecewa karena kalah di lomba story telling?
Gak ada.
Sebisa mungkin bunda dan ayah mendorong, memberi semangat bahkan tanpa sadar memaksa anak untuk terus berusaha untuk menang.
Ada satu penggalan kalimat yang saya inget banget dari sebuah film. Di sini sang anak memilih mengejar impiannya sebagai peseluncur indah daripada kuliah seperti keinginan ibunya.
Si anak bilang gini ke ibunya:
“Gak bu, saya gak meninggalkan mimpi saya. Tapi saya meninggalkan mimpi ibu..karena saya ingin mengejar mimpi saya sendiri.”
Duuuh bun, jangan sampai ya bun..anak kita ngomong seperti itu..karena berarti ia sudah merasa tertekan dengan impian-impian (ambisi) kita yang ingin jadi nomor satu. Biarkan si kecil merasakan kegembiraan saat ia ikut lomba. Jangan bikin si kecilnya bunda kuatir kalau ia tidak bisa memenuhi keinginan juaranya sang bunda.
Sebagai orang tua, bunda harus bisa memperlihatkan kalau bunda sayang sama si kecil..apapun hasilnya.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.