You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: Mengajak pergi anak yang lagi mutung
Tadi pagi waktu saya dan kedua orangtua saya mau pergi, tiba-tiba kakak datang membawa kedua putrinya yang mau dititipkan sama mama saya. Karena kita sudah mau pergi, maka diputuskan kalau anak-anak itu kita bawa.
Case closed?
Hmmm…belum, karena keponakan saya yang paling besar mendadak mutung gak mau ikut pergi. Hal yang tidak mungkin karena di rumah tidak ada siapa pun. Jadi berbagai cara kita lakukan untuk membujuk si kakak.
Sounds familiar, bun? ;)
Sudah rahasia umum kalau anak kecil itu sama sekali tidak bisa dikasari. Anak-anak itu perasaannya sensitif sekali, apalagi keponakan saya yang paling besar itu. Dia pasti langsung merasa kalau kita lagi bete dengannya.
Tenang bunda… ada kok rahasianya untuk mencairkan hati anak. Yang jelas kepala dan hati kita harus tetap tenang menghadapi anak yang lagi mutung. Jangan panik..jangan emosi..dan tidak bisa buru-buru.
Coba bunda bujuk si kakak dengan perkataan yang lembut tapi tegas. Contohnya: “Ayo kak kita pergi sebentar yuk, di rumah kan bunda lagi gak masak.”
Bunda..usahakan jangan pernah membujuk anak dengan ancaman yaa. Apalagi seperti “ayo pergi kak, kalau gak bunda cubit lhoo!”
Sedikit merayu si anak juga boleh bun :)
Gak ada salahnya kok kalau sekali-kali bunda merayu seperti ini: “Kak, kita pergi yuk..nanti pulangnya kita mampir ke tempat mainan.”
Ngomong-ngomong tadi akhirnya keponakan saya berhasil juga dibujuk, setelah kakak saya merayunya dengan meminjaminya handphone. :)
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.