You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: Cegah kekurangan zat besi
Dari buku ‘Membesarkan Bayi Jadi Anak Pintar’ oleh Dr.Handrawan Nadesul disebutkan walaupun pada anemia awal anak masih terlihat sehat, tetapi sebenarnya zat besi tubuh yang sudah berkurang menyebabkan fungsi darah merah menangkap oksigen untuk makanan sel dan jaringan tidak lagi memadai.
Padahal manusia membutuhkan sebagai sumber energi dan berpikir, juga supaya sel tetap bugar. Kekurangan zat besi dalam darah, otot dan sel menimbulkan keluhan lesu, lemah, lekas lelah, serta tak bergairah. Anak jadi gampang rewel, cengeng, juga gampang sakit.
Nah, bunda harus berhati-hati nih kalau sang buah hati sudah menunjukkan gejala-gejala seperti kelopak merah mata, bibir dan telapak tangan tampak pucat, putih pada bola mata terlihat lebih putih mutiara dan kebiruan dan permukaan lidah licin..karena berarti ia sudah terkena anemia.
Supaya cepat penanganannya, bunda harus membawa anak untuk cek darah di laboratorium..karena ada banyak sekali jenis anemia. Selain anemia karena kekurangan zat besi, bisa juga anemia karena kekurangan vitamin B6, kekurangan tembaga, defisiensi asam folat dan B12, atau anemia karena kekurangan protein. Pengobatannya pun harus sesuai dengan jenis anemia yang diderita anak.
Bukan berarti karena takut kekurangan zat besi maka bunda bisa memberikan semua jenis zat besi ke anak, gak begitu bun.
Contohnya saja zat besi dalam daging, ia akan lebih mudah diserap daripada zat besi dalam sayuran yang memerlukan zat lain (vitamin C dan protein) agar anak lancar menyerapnya.
Ada sekelompok anak yang rentan kekurangan zat besi:
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.