What kids want
Semua orangtua di dunia ini ingin yang terbaik buat putra-putri merek, benar kan? Orangtua mana sih yang tidak akan memilih sekolah yang terbaik, makanan yang paling enak, atau mungkin fasilitas yang paling lengkap untuk proses belajar anaknya?
Waktu saya blogwalking ke rumah mayanya Mbak Dini (bunda dari dua anak), di situ beliau menulis tentang keinginan anak dari orangtuanya. Ternyata keinginan anak itu sederhana sekali.
1.Waktu luang
Tanpa bermaksud menghakimi, kayaknya sering ya bunda memakai alasan: “bunda kan kerja nak, buat beli mainan untuk kakak.”
Sayangnya, alasan itulah yang semakin memperlebar jurang pemisah antara bunda dan si kakak. Bunda jadi jarang sekali di rumah sehingga anak jadi merasa diabaikan. Duh bun, jangan sampai ya anak sendiri bilang kangen sama bunda.
Boleh kok bunda bekerja tapi bunda juga harus bisa menetapkan hari-hari tertentu buat anak.
2.Kasih sayang
Sederhana ya bun, ternyata gak selamanya materi bisa menyenangkan hati anak. Cukup dengan bunda menemaninya belajar saat sore hari, mendongeng untuknya sebelum tidur atau sekedar mendengarnya bercerita tentang sekolahnya sudah membuatnya merasakan kasih sayang dari bunda.
3.Tidak bertengkar
Ayoo bunda dan ayah, coba deh inget-inget..pernah gak bertengkar di depan si kakak dan adik?
Jangan ya bun..kalau bisa malah jangan pernah berantem sama ayah, tapi kalau memang harus berantem..jangan lakukan di depan anak-anak. Bunda kan juga tidak ingin jiwanya anak-anak akan tertekan dan menjadi bingung? karena secara psikologis, menyaksikan kedua orangtuanya berantem ini tidak baik untuk perkembangan anak.
Anak juga akan menjadi semakin bingung siapa yang harus dibela dan disalahkan: ayahnya atau bundanya?
Sebaiknya kalau bunda dan ayah harus’ bertengkar, sebaiknya lakukan saat anak tidak di rumah atau sedang tidur, jadi ia tidak perlu menyaksikan adegan berantem bunda dan ayahnya.
4.Tidak pernah pilih kasih
Bunda, jangan sampai yaa mendidik atau memperlakukan anak yang satu dengan yang lain dengan berbeda. Tidak selamanya si kakak harus terus mengalah dengan si adik kan bun?
Jangan pernah membuat batasan, yang bungsu harus lebih disayang dari yang besar.
5.Ramah
Gak ada salahnya kalau bunda menunjukkan sikap bersahabat pada teman-temannya si kecil bila mereka bermain ke rumah. Kalau bunda bersikap ramah dan menyenangkan, kan anak jadi lebih nyaman untuk mengajak teman-temannya bertemu bunda.
6.Menepati janji
Sering dengar ungkapan: “Janji adalah utang yang harus ditepati?”
Tapi entah kenapa bunda atau ayah sering sekali lupa dengan masalah janji ini. Bunda atau ayah menganggap janji ini masalah sepele yang kalau dilanggar mudah sekali untuk menggantinya.
Berjanjilah dengan sungguh-sungguh, jangan pernah menjanjikan sesuatu di luar batas kemampuan bunda.
- Pintar
Kita selalu mengharapkan buah hati kita untuk tumbuh dengan otak pintar, sebenarnya itu juga yang diinginkan sang anak dari kita. Gak berarti bunda harus jadi seorang doktor lho..tapi cukup bunda pintar dalam menjawab ketidak tahuan si anak.
Kalau anak bertanya, jawablah dengan jawaban yang masuk akal, sederhana dan mudah dimengerti olehnya. Tapi apabila bunda memang gak tahu jawabannya, bunda gak perlu malu kok buat mengaku ke anak: “maaf kak, bunda gak tahu..bunda cari tahu dulu yaa jawabannya.”
8.Jadi teman
Berteman dengan anak bukan berarti bunda tidak akan dihormati lagi oleh anak..tapi dengan menjadi teman anak berarti bunda diajak berbagi alias curhat. Nah, inilah yang terkadang tidak disadari para orang tua. Sulit membaur dalam kehidupan anak, membuat jarak, dan tidak mau tahu masalah yang dihadapi anak. Mulai sekarang, cobalah menata kembali hubungan bunda dan anak agar lebih akrab. Sehingga posisi bunda tak hanya sebagai orang tua, tetapi juga bisa sebagai teman.

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.