You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: Parenting yang salah

Parenting yang salah

yaya — October 2, 2007 / 5:17 pm

Tadi saya abis baca-baca di situs khusus parenting. Waduuuh, ternyata walaupun saya belum jadi bunda banyak cara yang saya pakai untuk ikut mendidik’ ponakan-ponakan saya yang salah lho.

Hmmm, mungkin saya gak sendirian nih ;)

Coba yuk kita sama-sama lihat cara-cara apa sih yang sering kita gunakan tapi ternyata salah?

1.Threats/mengancam anak.

Daripada kita bilang: “ayo makan dulu, kalau gak makan gak boleh ikut bunda lho.”

(hiks, itu kakak saya banget, hihihi) :)

Bunda, kalau ngomongnya seperti itu maka berarti bunda tidak mengajari tanggungjawab pada anak karena anak akan cenderung menuruti perkaataan bunda karena takut, bukan karena tanggung jawab.

Mendingan kita ngomongnya: ayo kak, abisin ya makannya. Kan sayang kalo gak abis, masih banyak yang pengen makan tapi gak punya uang buat makan.

Kalau begitu kan bunda juga bisa mengajari empati juga ke anak.

2.Bribes/menyuap/mengiming-imingi.

Dari yang simple aja, seperti:

“ayo kamarnya diberesin, nanti bunda kasih uang jajan lebih deh.” Memberi imbalan ke anak itu boleh tapi hindari menyuap anak, karena anak-anak kita harus belajar tanggungjawab dari sedini dini. Jadi kalaupun mereka melakukan tugas-tugas harian mereka itu karena mereka sudah mengerti arti tanggungjawab, bukan karena mau dibayar.

3.Nagging/cerewet.

Sering kan kejadian seperti: “aduh kakakkkkk, kenapa PRnya belum dikerjain??” ayo kerjain sekarang!”

Ternyata dengan begitu sama saja dengan bunda yang harus tanggungjawab dengan PRnya si kakak. Lebih baik bunda biarin aja kakak gak mengerjakan PRnya. Nah, kalau dia dihukum oleh gurunya kan dia sendiri yang malu dan mulai belajar bertanggung jawab dengan PRnya.

Kalau sudah begitu, bunda boleh kok kasih nasihat seperti: “nah kakak sudah mengerti kan kalau PR itu artinya tanggung jawab kakak dan harus dikerjain.”

Bersambung ya bun ;)

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.

  1. “pokoknya bunda bilang gak boleh.” — Parenting (Asia Blogging Network)

    […] 3 hal yang saya sebutkan di sini, ternyata masih ada hal-hal yang sering sekali kita lakukan sebagai orangtua tapi ternyata salah. […]

    July 4th, 2008 at 6:45 am

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • cayono budi.s — saya punya mitra binaan ..bernama pengobatan timur.yang konsepnya menggabungkan metode cina india dan jawa.cina dg konsep yin yang ,acupunctur,acupresure.india ...
  • dinar — Hai,Mom's. ada info untuk penyalur baby sitter bagus tempatnya di Surabaya. namanya Baby sitter Nurani, telp: (031)71332390 Panggil aja Mbak / bu ...
  • Deasy — Gatelll..nyebar lagi. ke dokter ahli alergi, dikasih salep "Dermovate", bagus, begitu gatel diolesin ini langsung mendingan, salep gini belinya di ...
  • kamal jabbar — dok... mertua saya di vonis oleh dokter mengidap penyakit kanker rahim dan di sarankan untuk operasi.adakah obat herbal yang dapat menyembuhkan ...
  • Mifta — Saya punya anak umur 8bulan, sudah tumbuh gigi 4pcs, apa sudah boleh sikat gigi dengan pasta gigi yang ada di ...
  • Jati — commentnya kok pada nyebelin, kalobelum nyoba jng reply napa? pake nanya ini itulah... coba dulu, kalo yang udah nyoba trus ...
  • MINYAK ANGIN AROMATHERAPY — MINYAK MINYAK ANGIN AROMATHERAPY Mohon maaf lahir dan batiin. Met idul fitri yach...?!
  • obat herbal — artikelnya bagus. mari kita galakkan konsumsi obat herbal.
  • ibar santoso — Teh nya dikasih gula gak mbak ? hi hi hi......... becanda ! Makasih tipsnya. Entar gue coba deh.
  • diar — mo nanya nih,kalo bwt ibu hamil gimana ya,aman ga??