You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: Menyikapi tingkah laku anak

Menyikapi tingkah laku anak

yaya — September 11, 2007 / 1:34 pm

“Ma liat deeeh, tante yang itu gendut bangeet yaaa!”

Bayangkan bunda lagi berada di mal bersama si kakak dan tiba-tiba kakak meneriakkan kalimat di atas. Wuiiiih, terbayang gak betapa malunya bunda?

Beberapa bulan lalu Walid (keponakan saya yang duduk di kelas 4 SD) bertanya pada mamanya: “Ma, mama udah menikah yaa sama papa?”

Glek, walaupun sempat speechless kakak saya mampu juga menjawab “sudah donk.” :)

Bunda dan ayah yang kini menjadi orangtua tentu sering menghadapi pertanyaan kritis dari buah hati yang menuntut jawaban. Jika bunda salah menjawab atau bersikap, wah akibatnya bisa terbawa sampai anak dewasa lho.

Menurut Dr. Frieda Mangunsong, M.Ed.Psi, Dosen dan Ketua Pusat Krisis Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, orangtua harus bisa memberikan jawaban yang sesuai dengan tingkatan usia anak. Jangan memberikan jawaban yang punya makna ganda/ambigu yang malah membingungkan anak. Anak sekarang lebih kritis lho, jadi orangtua juga harus pintar.

Kalau anak bertanya masalah seksualitas, orangtua hanya perlu menjelaskan sesuai usia mereka. Gak perlu menerangkan teori yang muluk-muluk, karena percuma toh anak usia 9 tahun juga susah mengerti.

Kalau anak suka mencela, apalagi di depan umum dan terdengar oleh orang yang dicela…bunda harus memberi tahu kalo mencela itu tidak baik dilakukan. Jika orang yang ‘dicela’ itu mendengar komentar si kecil, mintalah maaf padanya, namun jangan berlebihan.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.

  1. Menjadi orangtua yang efektif — Parenting

    […] tulisan sebelumnya, ternyata menjadi orangtua yang efektif gak sulit kok. Yang penting bunda dan ayah punya kemauan […]

    September 11th, 2007 at 1:44 pm

  2. nunung

    anakku umur 4th sudah TK kecil,sudah mengenal huruf dan angka,tp utk menulis dia krg lancar.selalu minta dibantu utk gerakkan tgnnya.giliran klo saya ga bantu pegang/gerakkan tangannya,dia nulis asal asalan.trus misal sudah di kasih contoh,dia tidak mau mengikuti…itu knp ya? trima kash.

    November 22nd, 2007 at 12:50 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • cayono budi.s — saya punya mitra binaan ..bernama pengobatan timur.yang konsepnya menggabungkan metode cina india dan jawa.cina dg konsep yin yang ,acupunctur,acupresure.india ...
  • dinar — Hai,Mom's. ada info untuk penyalur baby sitter bagus tempatnya di Surabaya. namanya Baby sitter Nurani, telp: (031)71332390 Panggil aja Mbak / bu ...
  • Deasy — Gatelll..nyebar lagi. ke dokter ahli alergi, dikasih salep "Dermovate", bagus, begitu gatel diolesin ini langsung mendingan, salep gini belinya di ...
  • kamal jabbar — dok... mertua saya di vonis oleh dokter mengidap penyakit kanker rahim dan di sarankan untuk operasi.adakah obat herbal yang dapat menyembuhkan ...
  • Mifta — Saya punya anak umur 8bulan, sudah tumbuh gigi 4pcs, apa sudah boleh sikat gigi dengan pasta gigi yang ada di ...
  • Jati — commentnya kok pada nyebelin, kalobelum nyoba jng reply napa? pake nanya ini itulah... coba dulu, kalo yang udah nyoba trus ...
  • MINYAK ANGIN AROMATHERAPY — MINYAK MINYAK ANGIN AROMATHERAPY Mohon maaf lahir dan batiin. Met idul fitri yach...?!
  • obat herbal — artikelnya bagus. mari kita galakkan konsumsi obat herbal.
  • ibar santoso — Teh nya dikasih gula gak mbak ? hi hi hi......... becanda ! Makasih tipsnya. Entar gue coba deh.
  • diar — mo nanya nih,kalo bwt ibu hamil gimana ya,aman ga??