You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: Musik: untuk merangsang pendengaran anak
Mendengarkan musik adalah salah satu cara kita untuk rileks dari rutinitas sehari-hari. Dari jaman kita kuliah sampai jadi orangtuapun kita rasanya tidak bisa lepas dari yang namanya musik.
Sekarang ini juga tidak aneh lagi kalau melihat ibu hamil yang menggunakan musik untuk menenangkan jabang bayinya yang lagi nendang-nendang di perut. Biasanya sih yang didengarkan musik klasik dan slow ya. Saat bayi lahir juga banyak orangtua yang mengenalkan musik ke telinga bayi.
Memang, musik itu berguna sekali untuk merangsang pendengaran bayi kita. Asal diputar dalam volume low dan tidak terlalu besar. Untuk keluarga muslim, mendengarkan musik juga bisa diterapkan kok, kan sekarang banyak lagu-lagu Nasyid yang slow atau memasang Asmaul Husna supaya bisa didengar oleh bayi dan anak kita.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.
slowman
<
p>Menurut beberapa ahli, musik Mozart bisa meningkatkan IQ anak. Perdengarkan musik mulai anak dalam kandungan sampai usia 3 tahun, sebab itu adalah masa perkembangan otak anak.
June 30th, 2008 at 11:56 am
Flo
Saya tadi sepertinya menempelkan musik ke perut saya volumenya terlalu keras, saya pikir karena dihalangi perut nanti tidak terdengar jika volume kecil. Tapi saya jadi kuatir, sanking terlalu keras bisa mengganggu pendengaran si janin. Usia kehamilan saya baru 10 minggu. Wah gimana yah, apa janin saya baik2 saja setelah barusan mendengar musik terlalu keras? Saya menyesal sekali. :((
September 19th, 2008 at 6:07 pm