You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: Menjaga anak dari penculikan
Kasus penculikan Raisya Ali beberapa waktu lalu sempat membuat panik semua keluarga dan topik ini juga sangat hangat dibicarakan di milis-milis. Peristiwa yang menimpa Raisya adalah peringatan bagi para orangtua untuk tetap berhati-hati dalam menjaga anak mereka.
Sebenarnya jangan karena bunda dan ayah takut akan ancaman penculikan maka kalian melarang si kecil sekolah, karena tindakan seperti itu tidak mendidik kan? Ada kok yang bisa diperatiin sama bunda dan ayah untuk mencegah peristiwa yang terjadi dengan Raisya.
Saat anak di sekolah.
Kasih pengertian ke anak kalau jangan mau kalau tiba-tiba ada orang yang menjemputnya dengan alasan disuruh oleh bunda/ ayah. Ajari anak kita untuk belajar berteriak juga, jadi (jangan sampai) kalau ia diambil paksa, anak kita bisa berteriak.
Saat anak pulang sekolah.
Kalau bunda/ ayah bisa menjemput sendiri anak saat pulang sekolah, ini baik sekali. Selain untuk mencegah kemungkinan anak pulang terlambat, bunda/ ayah juga bisa menjamin keselamatan anak. Tapi kalaupun si anak memang biasanya ikut antar jemput, pastiin bunda dan ayah tau pasti ciri-ciri, alamat/no.telpon, dan nomor mobil si penjemput anak kita.
Mudah-mudahan semua keluarga kita selalu dalam lindungan Allah SWT, ya bunda. Amiiin..
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.
shantie
daari hari ke hari upaya perlindungan anak semakin memprihatinkan. dari kelompok terkecil saja, keluarga.
berapa banyak anak yang terlantar
hak nya terabaikan
apalagi dalam kelompok yang lebih besar…
dalam masyarakat dan atau dalam negara
lalu bagaimana dengan UU perlindungan anak
mengapa tidak menjangkau semuanya
penculikan anak?
kemudian siapa yang akan dipersalahkan.
pasti orang tua yang pertama kan dipersalahkan
bagaimana orangtua menjaga dan melindungi anak
kemudian akan menjadi delima jika untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi kemudian orang tua berlaku protektif terhadap anak.
yang tentunya membatasi ruang gerak anak yang merupakan upaya untuk berkembang…..
lalu kemudian bagaimana dengan peran masyarakat dan negara dalam hal ini pemerintah??????????????
upaya yang harus dilakukan adalah bagaimana kita bisa berikan perlindungan yang terbaik untuk anak, karena anak adalah asset negara yang berpotensi……?????????
lalu bagaiman pelaku akan ditindak secara pidana……………
September 11th, 2007 at 8:59 pm
mika
sangat menyedihkan keadaan yang ada saat ini,,
semua pihak sangat diperlukan kerjasama nya dalam hal ini
November 25th, 2007 at 12:34 pm