You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: Tips sarapan pagi tanpa cepaaat!
Ayooo, angkat tangan siapa yang dulu waktu kecil makannya susaaah banget sampe harus dinyanyiin lagu cepat (cepaaaat…makaan, cepaaat!) dulu?
Hihi, yang nulis dulu pernah juga ngalamin kok ;)
Nah, tadi baru baca di blognya teman saya (teman saya ini adalah ibu dari anak perempuan yang usianya 10 bulan).
wuiiiiih!!!! HEBOH!!! dilepeh! menjerit! berteriak! menangis! akhirnya segala gadget jadi mainan.. HP, kamera segala buku jadi mainan juga… pokoknya, setiap sendok.. harus ada benda baru di hadapan Lentera.. jadi, sambil Lentera sibuk meng-observasi benda-benda itu…. satu suap dua suap masuk lah ke mulut kecilnya…. pegel juga… sekitar 45 menit!!!!
Begitulah kira-kira sharing teman saya di blognya.
Kebetulan Sabtu lalu saya menonton acara Parenting yang temanya: Kalau anak susah makan pagi.
Menurut dr. Fajar Subroto, SpA - sarapan itu sangat penting untuk anak sebagai sumber energi si anak sendiri.
Dan.. yang terpenting dalam memberikan sarapan bagi anak adalah:
2.makanan mudah dicerna.
3.bangunin anak lebih cepat.
Jadi kalau bunda sudah tahu si kakak makannya lambat, mungkin bunda bisa membangunkan kakak setengah jam lebih.
4.porsi makan sedikit. Jadi untuk sarapan tidak perlu dalam porsi besar.
Setangkup roti sandwich juga boleh.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.