You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: Kala Orangtua Harus Melepas Anaknya

Kala Orangtua Harus Melepas Anaknya

yaya — July 26, 2007 / 3:04 pm

Rasanya baru kemarin saya ikut deg-degan di depan ruang operasi nungguin Isya (ponakan saya) lahir…

Rasanya juga baru kemarin saya gendong Walid, anaknya kakak saya…

Sekarang..

rasanya waktu berjalan cepat sekali saat saya melihat Isya dengan seragam SDnya.

Rasanya waktu juga berlari cepat sekali saat saya menyaksikan Walid yang sudah pintar berhitung dengan alat sempoanya.

Beberapa minggu yang lalu saya mendapat SMS dari mamanya Walid:

“Lagi nyampulin bukunya Walid. Banyaaaak…satu mata pelajaran ada 4 buku tulis: buku catatan, buku latihan, buku PR, dan buku Ulangan. Buku cetaknya tebel2. Kayak diktat kuliah aja…”

Kalau kita kira anak kita masih anak-anak dan masih suka bermanja-manja sama kita orangtua mereka…

yah, siap-siap patah hati aja kalau si kecil mulai ingin masuk kelas sendiri tanpa harus kita temani, atau kala si kakak mulai punya selera berpakaian sendiri…

Seperti puisi Kahlil Gibran ini:

Anak-anak bukanlah anak-anakmu Mereka adalah anak-anak kehidupan yang rindu akan dirinya sendiri Mereka terlahir melalui engkau tetapi bukan darimu Meskipun mereka ada bersamamu tapi mereka bukan milikmu

Pada mereka engkau dapat memberikan cintamu,tapi bukan pikiranmu Karena mereka memilih pikiran mereka sendiri

Engkau dapat merumahkan tubuh-tubuh mereka tetapi bukan jiwa mereka Karena jiwa-jiwa itu tinggal di rumah hari esok Yang tak pernah dapat kau kunjungi meskipun dalam mimpi

Engkau dapat menjadi seperti mereka,tapi jangan coba menjadikan mereka sepertimu Karena hidup tidak berjalan mundur dan tidak pula berada di masa lalu

Engkau adalah busur-busur tempat anak-anakmu menjadi anak-anak panah yang hidup diluncurkan Sang pemanah telah membidik arah keabadian,dan ia meregangkanmu dengan kekuatannya sehingga anak-anak panah itu dapat meluncur dengan cepat dan jauh

Jadikanlah tarikan tangan sang pemanah itu sebagai kegembiraan Sebab ketika ia mencintai anak-anak panah yang terbang Maka ia juga mencintai busur yang telah meluncurkannya dengan sepenuh kekuatan  

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • cayono budi.s — saya punya mitra binaan ..bernama pengobatan timur.yang konsepnya menggabungkan metode cina india dan jawa.cina dg konsep yin yang ,acupunctur,acupresure.india ...
  • dinar — Hai,Mom's. ada info untuk penyalur baby sitter bagus tempatnya di Surabaya. namanya Baby sitter Nurani, telp: (031)71332390 Panggil aja Mbak / bu ...
  • Deasy — Gatelll..nyebar lagi. ke dokter ahli alergi, dikasih salep "Dermovate", bagus, begitu gatel diolesin ini langsung mendingan, salep gini belinya di ...
  • kamal jabbar — dok... mertua saya di vonis oleh dokter mengidap penyakit kanker rahim dan di sarankan untuk operasi.adakah obat herbal yang dapat menyembuhkan ...
  • Mifta — Saya punya anak umur 8bulan, sudah tumbuh gigi 4pcs, apa sudah boleh sikat gigi dengan pasta gigi yang ada di ...
  • Jati — commentnya kok pada nyebelin, kalobelum nyoba jng reply napa? pake nanya ini itulah... coba dulu, kalo yang udah nyoba trus ...
  • MINYAK ANGIN AROMATHERAPY — MINYAK MINYAK ANGIN AROMATHERAPY Mohon maaf lahir dan batiin. Met idul fitri yach...?!
  • obat herbal — artikelnya bagus. mari kita galakkan konsumsi obat herbal.
  • ibar santoso — Teh nya dikasih gula gak mbak ? hi hi hi......... becanda ! Makasih tipsnya. Entar gue coba deh.
  • diar — mo nanya nih,kalo bwt ibu hamil gimana ya,aman ga??