← Kembali ke halaman depan

Kalau anak bertanya tentang seksualitas

Beberapa bulan yang lalu, saat kakak saya lagi menonton serial Friends pas adegan Monica dan Chandler lagi ciuman..ponakan saya yang berusia enam tahun lewat dan bertanya sama mamanya: “ma, mereka lagi ngapain sih kayak gituan?” (sambil mulutnya dimonyongkan).

Waktu itu sih kakak saya cepat tanggap dan menjawab, “oh mereka lagi ciuman nak. Tapi sebenarnya itu gak boleh yaa.” Menurut saya sih, jawaban kakak saya itu kurang lengkap juga. Untungnya ponakan saya gak nanya kenapa ciuman itu gak boleh, pffuiiih ;)

Naah, sebenarnya apa aja yang perlu disiapin sama kita para orangtua dan calon orangtua supaya gak gelapan saat anak ingin tahu tentang seks.

1.Jujur dan terbuka.

Soalnya masih banyak sih orangtua yang kurang jujur tiap anak bertanya tentang seks. Jawab seperti: “anak kecil gak boleh tau” atau “apaan sih nanya ginian”, malah akan membuat anak semakin penasaran.

Kalaupun kita tidak tahu jawabannya, bilang aja: “maaf nak, bunda gak tahu, nanti kalau bunda sudah tahu..bunda jelasin ya.”

2.Mulai dari awal.

Gak perlu langsung ngomongin gimana proses lahirnya bayi sih, tapi dari hal -kecil seperti pengenalan anggota tubuh juga bisa kok (pengenalan hidung, mulut, kuping, dan penis).

3.Ambil inisiatif.

Maksudnya bukan langsung ngajakin anak ngomongin seks lho, bunda. Hehe, kalau gitu sih si anak jadi kabur duluan :D

Mulai aja kalau ada kesempatannya. Seperti kalau lagi nonton TV dan ada adegan ciuman, sebelum anak bertanya boleh kok bundanya nanya duluan ke anak: “dek, adek tau gak mereka lagi ngapain?

Lalu bila mereka kemudian bertanya, boleh kok bunda jelasin tentang ciuman itu.

4.Siapin diri kalau anak sudah mulai beranjak dewasa.

Saat si kakak mulai mendapat mensnya yang pertama misalnya, mungkin ia akan merasa takut, jijik atau risih..nah, saat inilah bunda bisa menjelaskan tentang proses kedewasaan seseorang. Yang terpenting.. kita sebagai orangtua harus tetap tenang dalam menghadapi pertanyaan si anak mengenai seks.

Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.

  1. Menyikapi tingkah laku anak — Parenting

    […] anak bertanya masalah seksualitas, orangtua hanya perlu menjelaskan sesuai usia mereka. Gak perlu menerangkan teori yang muluk-muluk, […]

    September 11th, 2007 at 1:34 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

AsiaBlogging.com News

Asia Blog Network

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)