Gak harus sama, kan?
Dulu sewaktu kakak saya melahirkan anak perempuan keduanya, banyak yang bertanya kenapa anak yang kedua ini warna kulitnya sedikit berbeda dari si kakak.
Emangnya kakak adik itu harus sama ya bun?
Tapi kakak saya masih cukup bersabar melayani pertanyaan yang sama itu yang kerap kali ditanyakan orang-orang. Kakak saya tidak picik untuk menjelaskan tentang teori gen yang berbeda itu ke orang-orang.
Hati-hati lho, bun. Jangan sampai anak kita merasa emang berbeda hanya karena kita sibuk melakukan pembelaan’ kenapa anak kita berbeda.
Cukup kok kita menunjukkan ke anak-anak kita:
Biarpun mereka berbeda, kita tetap sayang sama mereka.
Biarpun si adik kulitnya lebih gelap dari si kakak, kita tetap memberi tahu kalau baik adik maupun kakak sama cantiknya. Karena ciptaan Tuhan tidak ada yang jelek.
Bahwa yang terpenting itu bukan penampilan fisik saja, tapi kepribadian mereka jauh lebih penting.
Ngomong-ngomong, apakah saya dan kakak saya sama?
Tentu gak, jauh banget. Kakak saya lebih tegar, sedangkan saya jauh lebih mellow, hihi

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.