You're here: My Health Blogging » Parenting » Article: Anak disiplin (bukan) anak robot
Apa sih yang biasanya terlintas dalam pikiran kita kalau mendengar kata ” anak yang disiplin”?
Kebanyakan nih pasti langsung bayangin anak yang seperti robot di rumahnya dan selalu menuruti kemauan orangtuanya yang otoriter.
Waaah, sekarang sih gak begitu lagi kok. Nerapin disiplin ke anak juga gak harus lewat jalan kekerasan atau dengan tambahan kalimat “kalau gak…”
Salah satu cara yang cukup unik untuk mengajarkan disiplin dilakukan oleh teman saya kepada keponakannya.
Teman saya tau betul kebiasaan ponakannya yang suka malas membereskan tas sekolahnya. Bukannya dengan memarahi atau memberikan ceramah 2 jam tentang disiplin ke keponakannya, tapi teman saya malah memasukkan boneka anjing ke tas sekolah ponakannya itu!
Cara yang lumayan ampuh, karena keponakannya teman saya itu keesokan harinya tidak malas lagi kalau diminta membereskan tas sekolahnya :))
Terbukti kan, menerapkan disiplin tidak harus dengan kekerasan? Mengenalkan disiplin pada anak juga bisa dimulai dari hal yang kecil dulu kok, seperti mengajarkan anak membereskan mainannya kalau sudah selesai bermain.
“Kita beresin dulu yuk dek, mainannya..”
Lebih mau didengar anak daripada..
“Beresin donk mainannya. Kalau gak, gak ikut lhoo..”
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.