Antisipasi Dampak Flu Burung dengan Temulawak dan Kunyit
Temulawak
Saat ini, setidaknya sudah ada 88 orang korban yang meninggal akibat dampak flu burung di Indonesia.
Sambil menunggu ditemukannya serum yang ampuh untuk melawan dan menyembuhkan dampak flu burung ini, ada baiknya kita mencoba mengkonsumsi tanaman obat herbal macam temulawak dan kunyit.
Kunyit
Menurut farmakolog Prof. Dr. Siddik, S.Apt., dua jenis tanaman obat asli Indonesia ini tergolong sebagai rhizoma yang memiliki senyawa kimia golongan kurkumin yang berwarna kuning. Karena sifat imuno stimulannya, jenis tanaman obat ini bekerja sebagai tameng atau pelindung, meningkatkan daya tahan tubuh.
Paling tidak, ini juga bagus untuk berjaga-jaga dari kemungkinan serangan dampak flu burung.
Berikut tips ramuan temulawak dan kunyit dari profesor yang acap dipanggil Profesor Jamu ini.
- Cuci satu siung temulawak atau kunyit, lalu parut.
- Campur dengan sedikit gula dan asam kawak.
- Campur dengan sedikit air dan rebus hingga mendidih.
- Dinginkan dan minum secara teratur.

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.
Sutjito Hadi Sudarmo
Saya sejak kecil dikasih ramuan dari Apotik Hidup koleksi Ibu. Acapkali saya bergaul dengan ayam sejak klas 2 SR diberi tugas merawat ayam yan lebih dari 100 ekor dan berbagai macam burung . Kusus ayam yang sakit apa saja yang tidak bisa disembuhkan selama masih bisa dipotong alias belum hilang nyawanya akan dipotong dan dikonsumsi oleh keluarga. Hingga saat ini 2008 masih memelihara ayam dan alhamdulillah saya masih herbalis dan saya tidak mau berurusan dengan obat medis.
February 21st, 2008 at 5:56 pm
harry
batang tales(jawa : lompong sawah) bisa mengobati asam urat. ini berdasarkan pengalaman, bukan penelitian.
bagi para peneliti mohon diteliti kandungan dari batang daun tales trsebut.
April 3rd, 2008 at 12:40 pm