Timun Segar, OK. Lantas, Timun Acar?
Apakah timun yang sudah menjadi acar, seperti yang biasa disajikan bersama sate ayam atau kambing, tetap memiliki fungsi sebagai anti-kanker? Hmm…
Yang Dimiliki Timun
Berikut adalah kandungan yang dimiliki timun (Cucumis sativis) sehingga timun (segar) diklaim dapat berperan sebagai penangkal terjadinya penyakit kanker:
Kukurbitasin Senyawa tersebut memiliki aktivitas mencegah tumor. Senyawa ini kemungkinan dimiliki timun dengan meninjau bahwa timun termasuk suku Cucurbitaceae.
Saponin Senyawa tersebut merupakan senyawa antikarsinogenik yang memiliki aktivitas “melawan” secara langsung pada sel kanker.
Glutation Glutation berfungsi sebagai penangkal efek radikal bebas di dalam tubuh.
Asam Linoleat Asam linoleat yang bersifat antioksidan ini terkandung di dalam biji timun.
Lantas, apakah timun yang telah menjadi acar (setelah dicampur cuka dan sebagainya) tetap memiliki 4 kandungan di atas sehingga tetap memiliki fungsi sebagai anti-kanker? Hmm… Anda tahu? :)

Ikuti diskusi Ada 3 komentar untuk artikel ini.
cande
gw butuh banyak info tentang hubungannya sate dengan timun. kasi tau donk….
September 8th, 2007 at 3:23 pm
purwo
lha katanya bisa menurunkan tekanan darah.. apa benar? apa tidak menurunkan kadar kholesterol, mitosnya makan sate kambing, untuk menetralisir kholesterolnya pake timun..
February 29th, 2008 at 6:43 pm
DenBagoes
Hayo para peteni profesional,ikut rembukan maslah tanduran polowijo???
March 24th, 2008 at 3:14 pm